Monday, 25 March 2013
Saturday, 23 March 2013
Sunday, 17 March 2013
Saturday, 16 March 2013
Friday, 15 March 2013
Aqilahani dan Suhailah
|
||||||
|
||||||
|
||||||
Penemuan komputer dimulai oleh Charles
Babbage (1791-1871) seorang profesor matematika Inggris. Tahun 1812, Babbage
memperhatikan kesesuaian antara mesin mekanik dan matematika: mesin mekanik
sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan;
sedang matematika membutuhkan pengulangan sederhana dari suatu langkah-langkah
tertentu. Masalah tersebut kemudian berkembang hingga menempatkan mesin mekanik
sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik.
Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun
1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukan perhitungan persamaan
differensil. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan
tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan
penghitungan serta mencetak hasilnya secara otomatis.
Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage
terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose (multi guna) yang
pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten Babbage, Augusta Ada King
(1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu
merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan
mengkomunikasikan spesifikasi Analytical Engine kepada publik. Selain itu,
pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi
untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita
yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan
sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya.
Analytical Engine tidak pernah selesai dikerjakan. Alat itu terdiri dari
sekitar 50.000 komponen. Mesin ini menggunakan kartu-kartu berlubang-lubang
(kartu perforasi) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.
Kartu-kartu berlubang atau punched card sebenarnya pertama kali digunakan untuk
mengontrol mesin tenun.
Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu
berlubang-lubang untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah
menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika
Serikat. Sensus sebelumnya pada tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk
menyelesaikan perhitungannya. Dengan berkembangnya populasi, Biro tersebut
memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan
perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk
memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik.
Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat
tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain
memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai
media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara
drastis.
Hollerith kemudian mengembangkan alat tersebut dan menjualnya ke masyarakat
luas. Ia mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang kemudian
menjadi International Business Machine (IBM) pada tahun 1924 setelah mengalami
beberapa kali merger. Perusahaan lain seperti Remington Rand and Burroghs juga
memproduksi alat pembaca kartu perforasi untuk usaha bisnis. Kartu perforasi
digunakan oleh kalangan bisnis dan pemerintahan untuk pemrosesan data hingga
tahun 1960.
Setelah masa Hollerith beberapa insinyur membuat penemuan baru lainnya.
Vannevar Bush (1890-1974) membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan
persamaan differensial tahun 1931. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan
differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan akademisi.
Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang
dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat
komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik.
Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815-1864) berupa
sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat
dinyatakan sebagai benar atau salah. Dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah
ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung-terputus, Atanasoff dan Berry
membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka terhenti
karena kehilangan sumber pendanaan.
a.
Komputer Generasi Pertama (1940 s.d. 1959)
Perang Dunia Kedua membuat negara-negara yang terlibat dalam perang
tersebut mengembangkan komputer untuk menggunakan potensi yang dimiliki
komputer untuk memenangkan perang. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan
komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Komputer pada masa ini
digunakan untuk membantu pembuatan peluru kendali sampai pembuatan bom atom.
Dari pihak Jerman pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman
membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru
kendali. Tetapi karya Konrad Zuse tidak banyak diketahui sebab banyak yang
rusak ketika terjadi pemboman. Pihak sekutu juga membuat kemajuan pada bidang
komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia
yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman.
Tetapi Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer
Colossus hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia dan bukan komputer serba
guna (general-purpose computer). Selain itu keberadaan mesin ini dijaga
kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Pihak Amerika juga membuat pengembangan komputer pada masa perang dunia
II. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur dari Harvard yang bekerja
dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy (Angkatan
Laut Amerika). Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan sepak
bola dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil dengan nama The Harvard-IBM
Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I. Mark I merupakan
komputer relai elektronik. Mesin tersebut beroperasi dengan lambat (membutuhkan
3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak
dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatika dasar
dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lainnya adalah pembuatan Electronic Numerical
Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah
Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. ENIAC dirancang oleh John Presper
Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980)Terdiri dari 18.000 tabung
vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan
mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW. ENIAC merupakan
komputer serba guna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih
cepat dibandingkan Mark I.
Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan
tim University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer
yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann
mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun
1945 dengan sebuah memori untuk menampung program ataupun data. Teknik ini
memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan
pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan
sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan
melalui satu sumber tunggal.
Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh
Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model
arsitektur von Neumann tersebut. Badan Sensus Amerika Serikat dan General
Electric adalah beberapa organisasi yang memiliki UNIVAC. Salah satu hasil
mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC adalah keberhasilannya dalam memprediksi
kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Ciri khusus dari komputer Generasi pertama
adalah
Penggunaan instruksi operasi yang dibuat
secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Sehingga setiap komputer memiliki
“bahasa mesin” (machine language) yang berbeda yang menyebabkan komputer sulit
untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.
Penggunaan tabung hampa udara
Ukuran komputer yang sangat besar,
menggunakan tenaga listrik sangat besar
Penggunaan silinder magnetik untuk
penyimpanan data.
b.
Komputer Generasi Kedua (1959 s.d. 1965)
Komputer generasi kedua dipengaruhi oleh penemuan transistor pada tahun
1948. Transistor menggantikan tube vakum pada peralatan elektronik sehingga
ukuran mesin-mesin elektronik berkurang drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956.
Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik yang membantu pengembangan
komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan,
dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang
memanfaatkan teknologi baru adalah superkomputer buatan IBM bernama Stretch, dan supercomputer buatan
Sprery-Rand bernama LARC. Komputer-komputer ini dikembangkan untuk laboratorium
energi atom. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di
Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy
Research and Development Center di Washington D.C.
Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa
assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan
untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses
di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer
generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor.
Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat mirip dengan komputer pada
saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan
program.
Komputer generasi kedua yang terkenal adalah IBM 1401 yang telah
diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh
bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses
informasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada
di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Beberapa bahasa
pemrograman mulai bermunculan pada saat itu adalah bahasa pemrograman Common
Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN).
Bahasa pemrograman menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata,
kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini
memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam
karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer).
Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer
generasi kedua ini.
Ciri-ciri komputer generasi kedua antara
lain:
Kapasitas memori utama cukup besar
Penggunaan transistor untuk menggantikan
tabung hampa
Menggunakan magnetic tape dan magnetic disk
yang berbentuk removable disk
Mempunyai kemampuan proses real-time dan
time sharing
Proses operasinya lebih cepat
Orientasinya pada aplikasi bisnis dan
teknik.
c.
Komputer Generasi Ketiga (1965 s.d. 1970)
Komputer generasi ketiga dimulai dari penggunaan batu kuarsa untuk
pembuatan IC dan miniaturisasi komponen-komponen elektronik. Jack Kilby,
seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC:
integrated circuit) di tahun 1958.
Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem
operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai
program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor
dan mengkoordinasi memori komputer. Contoh komputer generasi ke III adalah
System/360, Illiac V, Sinclair ZX80, PDP dan VAX. Pada masa ini juga sistem
operasi UNIX muncul.
Ciri-ciri komputer generasi ketiga antara
lain:
Komponen yang dipakai adalah IC (Integrated
Circuits) yang terdiri atas ratusan atau ribuan transistor berbentuk hybrid
integrated circuits dan monolithic integrated circuits,
Proses operasinya jauh lebih cepat dan
lebih tepat, kapasitas memori komputer jauh lebih besar,
Ukuran fisik jauh lebih kecil sehingga
penggunaan listrik lebih hemat,
Menggunakan magnetic disk yang sifatnya
random access,
Dapat melakukan multiprocessing dan
multiProgramming,
Alat input-output mengalami pengembangan
dengan menggunakan visual display terminal, serta
Dapat melakukan komunikasi data dari satu
komputer dengan komputer lainnya.
d.
Komputer Generasi Keempat (Sejak tahun 1970)
Perkembangan komputer generasi ke empat diawali dari kemampuan untuk
memasang banyak komponen dalam suatu keping chip kecil logam mendorong turunnya
harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi
dan keandalan komputer. Komputer yang digunakan sekarang masih merupakan
komputer generasi ke empat.
Penurunan harga komponen elektronik menyebabkan komputer tidak lagi
menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada
pertengahan 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke
masyarakat umum. Komputer-komputer ini yang disebut minikomputer, dijual dengan
paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang
paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet.
Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen
pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1971 chip Intel 4004 membawa kemajuan pada IC dengan
meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit,
memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil.
Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik.
Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk
memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC)
untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan
melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5, 5 juta unit di tahun 1982.
Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan.
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar
komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis
pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis
teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara
baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah
kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan
secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti
lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang
lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk
kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan
pengkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel
telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
At-10-tion
Kepada semua mangsa - mangsa PMR kelas 3farabi:
Hantarkan semua hasil titik peluh anda di mrfirdaus98@gmail.com , hantar email kat alamat ni.....
Sekian~~~~~
Hantarkan semua hasil titik peluh anda di mrfirdaus98@gmail.com , hantar email kat alamat ni.....
Sekian~~~~~
Subscribe to:
Posts (Atom)

